Lompat ke konten utama
Dewi Batari

Budaya

Malam Karawitan dan Macapat

Gamelan dan tembang, di balai yang memang dipakai warga

Durasi
Sekitar 3 jam
Kapasitas
6-30 orang
Tingkat
Santai
Waktu terbaik
Malam, mulai pukul 19.30. Perlu dipesan minimal satu minggu sebelumnya

Karawitan dan macapat dua-duanya hidup di Batur. Karawitan dimainkan berkelompok dengan gamelan, macapat dilantunkan bergiliran - keduanya biasa muncul di pertemuan warga, bukan di panggung.

Malam ini tamu duduk di balai yang sama, mendengar, lalu dipersilakan mencoba. Memegang saron atau menembangkan satu bait, sesukanya. Tidak ada yang memaksa, dan tidak ada yang menilai.

Kalau rombongannya cukup besar dan dikabari jauh hari, bregodo atau jathilan bisa diatur menyusul - tetapi keduanya melibatkan lebih banyak warga dan tidak bisa didadak.

Rundown

  1. 19.30

    Sajian karawitan

    Kelompok karawitan warga membuka dengan beberapa gending.

  2. 20.15

    Macapat

    Tembang dilantunkan bergiliran, dengan penjelasan singkat isi syairnya.

  3. 20.45

    Giliran tamu

    Yang ingin mencoba dipersilakan. Didampingi pemain yang biasa memegangnya.

  4. 21.30

    Wedang dan obrolan

    Wedang jahe dan camilan, sambil mengobrol dengan pemainnya.

Sudah termasuk

  • Sajian karawitan dan macapat
  • Pemakaian gamelan untuk mencoba
  • Wedang dan camilan malam
  • Pemandu

Belum termasuk

  • Transportasi menuju Batur
  • Penginapan
  • Bregodo atau jathilan - diatur terpisah
  • Dokumentasi profesional