Lompat ke konten utama
Dewi Batari
gamelan

Desa WisataBatur Berdikari

Dusun kecil di lereng Merapi. Di sini kamu ikut mengerjakan, bukan cuma melihat — dan selalu ada warga yang menemani.

gamelan

Bersama, berdikari

Tiap paket dipandu warga Batur sendiri. Kamu ikut turun ke kebun, ikut duduk saat latihan, ikut sarapan di dapur yang sama. Bukan menonton dari pinggir.

Jalurnya menyusur lereng di ketinggian 540–1.200 mdpl. Udaranya tinggal 18–26 °C sepanjang hari, jadi siang pun masih enak dipakai jalan kaki.

Mulai menyusur

Nama Batur berasal dari kata “Baturan”, yang berarti pondasi bangunan. Penandanya dua batu pintu yang disebut warga “Watu Lawang”, ditemukan sebelum tahun 1920.

Batur bukan dusun relokasi. Ia sudah lebih dulu ada di sini, dan pada 2010 justru menerima 34 keluarga yang kehilangan rumahnya di bantaran Kali Gendol.

Lihat daya tarik desa

Tiga dari enam kesenian yang masih dirawat warga — dilatih di balai dusun, bukan dipentaskan untuk tamu.

Macapat

Tembang Jawa yang dilantunkan bergiliran dalam pertemuan warga.

Jemparingan

Panahan tradisional, dimainkan sambil duduk bersila.

Karawitan

Permainan gamelan yang dilatih warga secara berkelompok.

Masih hidup juga

  • Bregodo
  • Jathilan
  • Anggrek Merapi